kelompok 4 Pasar Uang di Beberapa Negara
Pasar Uang di Beberapa Negara
1. Kebijakan Pasar Uang di Indonesia
Pasar uang merupakan salah satu institusi yang memiliki peranan penting bagi bank sentral terutama dalam menginplementasikan kebijakan moneter. Pasar uang yang efisien ditandai antara lain dengan pemilikan karakteristik likuiditas yang optimum stabil, sepenuhnya terintegrasi, dan tidak tersegmentasi sehingga dengan karakteristik yang sama akan ditransaksikan paada harga yang relatif sama. Bank indonesia, sebagai bank sentral di Indonesia telah mengambil beberapa kebijakan yang bertujuan untuk menciptakan sistem keuangan yang sehat, meningkatkan ketersediaan informasi bagi pelaku pasar , serta meningkatkan efektivitas kebijakan moneter.
2. Kebijakan pasar uang di beberapa negara oleh bank sentarlnya
a. European centra bank (ECB)
Di dalam melaksanakan kebijakan moneter sasaran stabilitas harga (price stability), ECB mengendalikan likuiditas di pasar uang serta mengontrol perkembangan tingkat suku bunga jangka pendek pasar uang.
b. Amerika Serikat (Federal Reserve)
Dalam melaksanakan kebijakan moneternya, Amerika Serikat (AS) juga menggunakan tingkat suku pasar uang sebagai target operasional dan sinyal kebijkan (policy rate).
c. Inggris (Bank Of England)
Dalam menentukan kebijkan moneternya, Bank of england melakukan pertemuan bulanan yang disebut monetery policy comite (MPC), guna menentukan arah OPT dengan menetapkan refo rate (fix tender) yang jatuh tempo 2 minggu sebagai policy rate.
Referensi :
Sigit Triandaru dan Totok Budisantoso, Bank dan Lembaga Keuangan Lainnya. (Jakarta: Salemba Empat, 2006), hlm. 19.
Komentar
Posting Komentar